Memotong Kuku ala Rasulullah SAW

Islam memang merupakan agama yang sempurna. Hal-hal sepele dalam kehidupan sehari-hari pun telah diatur dalam Al-Quran dan Al-Hadist. Begitu pula dengan memotong kuku. Bagi saya yang sehari-hari berkecimpung dalam dunia kesehatan, wajib hukumnya untuk menjaga kuku tetap pendek dan bersih. Alasannya sudah jelas, karena kuku yang panjang akan menyakiti pasien saat dilakukan pemeriksaan fisik dan kuku yang kotor akan mengkontaminasi pasien. Tapi taukah Anda bahwa menggunting kuku dapat mencegah penyakit mata, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mendatangkan rezeki ??? Bagi yang ingin tau, silahkan baca penjelasan di bawah ini.

Menurut Syekh Abdul Qadir al Jailani kita akan mendapatkan kekayaan dan terhidar dari penyakit (termasuk penyakit mata) dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat, bila kita memotong kuku secara meloncat. Pemotongan kuku dilakukan pada hari JUMAT ATAU KAMIS SETELAH SHOLAT ASHAR. Amalan memotong kuku ini, menurut Syekh Abdul Qadir al Jailani, berasal dari hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Abdul bin Buththah. Rasulullah SAW bersabda:

BARANGSIAPA MEMOTONG KUKU DENGAN CARA MELONCAT IA TIDAK AKAN TERSERANG PENYAKIT MATA.

Hadits lainnya diriwayatkan Amid bin Abdurrahman. Rasulullah SAW bersabda:

BARANGSIAPA MEMOTONG KUKU PADA HARI JUMAT, AKAN MASUK KE DALAM DIRINYA KESEMBUHAN (DAYA TAHAN TUBUH) DAN KELUAR DARINYA PENYAKIT.

Hadits lain yang diriwayatkan dari Waki’ dari Siti Aisyah R.A, Rasulullah SAW bersabda:

FAEDAH MEMOTONG KUKU SECARA MELONCAT AKAN MEWARISKAN KEKAYAAN

Adapun cara memotong kuku secara meloncat dimulai dari tangan kanan, yaitu:

  • Jari kelingking
  • Ibu jari
  • Jari tengah
  • Jari manis
  • Jari telunjuk

Kemudian dilanjutkan dengan tangan kiri, yaitu:

  • Ibu jari
  • Jari tengah
  • Jari kelingking
  • Jari telunjuk
  • Jari manis

Setelah semua kuku terpotong dengan bersih, cucilah jari dengan sabun sampai bersih dan pendamlah potongan kuku ke dalam tanah. Ucapkan doa ini satu kali:

ALHAMDULILLAHILLADZII ADZHABA ANNIIL ADZAA WA AAFANII GHUFRONAKA. (Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dariku dan menyehatkanku. Aku mohon perlindungan-MU)

Nah. selesai deh. Saya sendiri sudah lama mengamalkan ajaran ini, dan alhamdulillah selama saya mengamalkan ajaran ini saya belum pernah terkena penyakit mata. Subhanallah…

 

Pos ini dipublikasikan di Info dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s